
Dumai (Wasiat24.com) – Penimbunan dan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal marak terjadi di Kota Dumai sebagai ajang bisnis kotor para mafia.
Salah satunya dapat ditemukan gudang penimbunan BBM diduga ilegal ini di Jalan Wan Amir daerah kecamatan Dumai Selatan Kelurahan Ratu Sima yang tidak jauh dari simpang Terminal AKAP Dumai ketika kita akan menuju ke Bukit Timah.
Dari tampak depan gudang penimbunan BBM di Jalan Wan Amir tersebut ada sebuah warung nasi pecal lele dan disampingnya ada seperti pintu gerbang besi yang bisa dibuka dan ditutup diduga kuat tempat akses lalu lintasnya ketika para pelaku melancarkan operasinya untuk melansir BBM ilegal.
Masyarakat setempat mengatakan bahwa memang benar adanya kegiatan di gudang tersebut untuk aktivitas mengumpulkan BBM sejenis Solar yang tidak diketahui asal usulnya dan informasinya bahwa pemilik usaha penimbunan BBM tersebut berinisial DK.
“Ya setau saya sering terlihat di lokasi itu tempat untuk dikumpulkan minyak pakai jerigen dan mungkin solar. Soalnya ada mobil sejenis Panter hitam punya mereka sering bolak balek dalam sehari bawa jerigen dari dalam ke luar dan pulangnya seperti berisi penuh lalu masuk ke dalam dari pintu gerbang besi itu. Pemilik usahanya itu kalau tidak salah panggilannya pak Dik,”ungkap salah satu masyarakat atau warga di sekitar lokasi gudang tersebut, Senin 24 Februari 2025.
Awak media mencoba mengamati gudang diduga sebagai penumpukan BBM ilegal milik DK tersebut. Setelah menunggu beberapa waktu tidak lama kemudian muncul mobil pribadi merek Panter warna hitam yang persis seperti yang di infokan salah satu warga tersebut.
Melintas dan masuk ke arah pintu gerbang gudang yang dimaksudkan dan mobil tersebut terlihat seperti bermuatan sesuatu didalamnya. Diduga ada beberapa jerigen didalam mobil tersebut penuh dengan berisikan minyak Solar yang datangnya mobil tersebut dari arah Bukit Timah.
Setelah melihat hal ini namun saat itu awak media tidak berani untuk mendekat serta mengambil foto karena demi keselamatan diri. Namun hanya foto pintu gerbang besi gudang tersebut yang dapat diambil oleh tim wartawan saat itu. Diduga didalamnya ada tumpukan minyak BBM sejenis Solar dikumpulkan berjumlah besar milik DK yang akan di jual kembali dengan harga yang menguntungkan bagi para pelaku.(tim)









