Pelabuhan Rakyat di Jalan Teduh Kerap Dijadikan Bongkar CPO Diduga Ilegal

Dumai (Wasiat24.com) – Pangkalan penumpukan minyak CPO (Crude Palm Oil) ilegal di pelabuhan rakyat Jalan Teduh Kecamatan Dumai Barat Kelurahan Pangkalan Sesai bebas beroperasi.

Di Jalan Teduh kecamatan Dumai Barat terdapat dua dermaga pelabuhan rakyat, yang satu dinamakan pelabuhan Ayan dan satunya lagi pelabuhan Haji Nazir. Dua pelabuhan rakyat di Jalan Teduh itu diperuntukkan untuk akses bongkar muat kebutuhan ekonomi masyarakat antar pulau seperti sembako, migas dan lainnya.

Namun sangat disayangkan salah satu dermaga tersebut yakni pelabuhan rakyat Haji Nasir dijadikan ajang bisnis kotor yang diduga kuat tempat akses pangkalan dan sekaligus penumpukan minyak ilegal CPO yang dimiliki sesorang yang belum diketuhui identitasnya. Namun disana ada beberapa anggota si pembisnis penampungan minyak CPO yang stenbay di pelabuhan rakyat Haji Nasir tersebut sebagai pengontrol masuknya minyak CPO ilegal.

Menurut imformasi salah seorang warga tempatan yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa pelabuhan rayat Haji Nasir tersebut kerap dijadikan tempat akses sandaran kapal yang selalu membawa minyak CPO yang entah berantah asal usulnya. Minyak CPO tersebut dari sekelompok orang yang ia tidak diketahui, namun mereka beraktivitas disaat malam hari.

“Pelabuhan Haji Nasir itu kalau saya lihat selalu ada kapal boat kayu yang sandar membawa minyak CPO disana dan itu hampir tiap malam. Namun saya tidak mengenal persis orang-orang yang ada disana pak, kayaknya bukan warga sini. Dan saya terkadang hanya mancing saja di sekitar sana.” ungkap warga tempatan pria paruh baya itu, Jum’at (21/02/2025).

Kondisi di sekitar lokasi pelabuhan rakyat Haji Nasir itu terdapat tumpahan minyak CPO yang beserakan disekitar lokasi pelabuhan. Tumpahan minyak CPO tersebut diduga dari hasil operasi ilegal mereka atau penyelundup minyak dari perairan laut Dumai saat mereka beroperasi di malam hari.

Dari sisi dipingir lautnya terdapat suatu tempat seperti rumah atau pondok yang di dalamnya terlihat jelas ada beberapa box putih yang biasanya digunakan penampungan air yang sudah belumuran seperti bekas minyak CPO.

Dari penemuan semua itu, semakin kuat dugaan bahwa lokasi pelabuhan rakyat Haji Nasir Jalan Teduh Kecamatan Dumai Barat Kelurarahan Pangkalan Sesai itu di jadikan ajang bisnis tempat pangkalan penumpukan minyak CPO ilegal dari perairan laut Dumai yang saat ini belum diketahui siapa pemiliknya.

Ketika wartawan mencoba bertanya kepada salah satu penjaga tempat penampungan minyak CPO di pelabuhan itu mengatakan agar menghubungi salah satu Mandor atau Humas dengan di bagikan nomor kontak WhatsApp oleh si penjaga kepada wartawan agar menghubunginya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *