
Dumai (Wasiat24.com) – KPJ Bandar Maharani Spesialist Hospital Muar, Johor, Malaysia mengadakan sosialisasi tentang kesehatan kepada organisasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Dumai.
Kegiatan ini diadakan pada hari Rabu (13/8/2025) di Aula Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Dumai bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Dumai.
Hadir juga pada kesempatan itu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Dumai.
Mewakili Ketua Kadin Dumai, Zulfan Ismaini, SH, Komite Tetap Kemitraan Ridwan Safri mengatakan bagi pengurus dan anggota IWAPI serta pelaku UMKM yang ingin konsultasi mengenai berbagai penyakit dapat menyampaikan kepada dokter yang dihadirkan langsung pada saat itu.
” Kadin Dumai bekerjasama dengan KPJ Bandar Maharani membuka kesempatan bagi ibu-ibu dari IWAPI dan peserta dari UMKM untuk menyampaikan berbagai keluhan penyakit kepada dokter dari KPJ Bandar Maharani, ” ujar Ridwan Safri yang akrab dipanggil Ocu itu.
Sementara itu, Wakau 6 DPC IWAPI Kota Dumai, Hj. Lestary Fitriany menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kadin Kota Dumai atas undangannya dalam program kerja kemitraan bisnis dengan Negara Malaysia. Hal ini sangat baik sebagai pemahaman masyarakat akan pentingnya kesehatan.

” Selamat datang saya sampaikan juga kepada Tim Medis Rumah Sakit KPJ Bandar Maharani Muar, semoga kolaborasi ini terus berkelanjutan. Dan kami juga mengucapkan selamat mengikuti kegiatan sosialisasi kesehatan ini semoga bermanfaat dalam mengawal kesehatan kita semua khususnya bagi para UMKM yang ada di Kota Dumai, ” katanya.
Hj. Lestary juga mewakili Ketua DPC IWAPI Kota Dumai memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kadin Kota Dumai yang selalu memberikan laluan untuk melaksanakan aktivitas yang bermanfaat. ” Dan kepada UMKM mari kita bersinergi untuk lebih memberikan kualitas terhadap pembangunan ekonomi yang ada di Kota Dumai, ” katanya.
Sementara itu, Spesialis Bedah Ortopedi Dr Parthiban menerangkan berbagai penyakit berkaitan dengan bidangnya seperti patah tulang, retak kaki, retak tulang dan sebagainya.
” Yang penting harus ada penyelesaian masalah penyakit. Kalau datang masalah itu harus diselesaikan, harus aman bagi pasien, tidak perlu lalui nyeri yang teruk. Kepuasan pasien adalah prioritas. Pasti harus bisa kembali aktif dan menikmati hidup. Itulah tujuan kita, ” sebutnya.
Kadang-kadang bukan semua perkara dapat dibetulkan seratus peratus perfect sempurna. Contoh kalau ada penyakit yang teruk, tak semestinya dapat betulkan seratus peratus, tapi akan dibuat sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas hidup.
” Apa yang harus kita lakukan untuk kurangkan nyeri dan tingkatkan gerakan. Hari ini saya akan bicara mengenai nyeri kepala, nyeri leher, nyeri bahu, masalah lengan, punggung, masalah pinggul, lutut, masalah pergelangan kaki. Bagaimana kita nak lalui perkara nyeri ini, ” terang dr Parthiban.
Selain itu, Ketua Pegawai Marketing KPJ Bandar Maharani, Pn Syamilla menjelaskan, untuk penjemputan pasien seperti di Bandara, di Feri Muar di gratiskan.
” Kita ambil secara percuma sahaja dari kapal feri penumpang terus ke hospital ataupun ke hotel. Pendamping pasien untuk transportasi kita ambil sekali. Biasanya memang akan ada penjaga pasien yang ikut sekalian, ” kata Pn Syamilla.(zahri)









