
Kabupaten Solok (Wasiat24.com) – Tidak adanya keseriusan aparat terhadap tambang liar mengakibatkan terjadinya banjir rob di daerah Sungai Abu Talang Babungo di Kabupaten Solok.
Dikarenakan tambang liar tersebut telah memakan korban sebanyak 12 orang. Tambang liar itu diduga ada aliran dana koordinasi yang di berikan oleh penambang emas kepada aparat.
Sekarang dilakukan lagi kegiatan tambang emas di daerah Simanau Kabupaten Solok.
Padahal pemerintah melalui Kapolri melarang kegiatan tambang ilegal ini. Tetapi di daerah kabupaten Solok Sumatera Barat tetap saja ada kegiatan tambang ilegal ini.
Masyarakat sekitar sangat takut dengan adanya kegiatan tambang tersebut tapi mau bagaimana lagi semua di back up oleh aparat.
” Kami tidak bisa berbuat atau menindak kegiatan ini karna ada aparat yang memback up nya, ” ujar salah seorang masyarakat di sekitar tambang.(basa)









