Bahas Ekonomi Kearifan Lokal, Kadin Dumai Kunjungi LAMR Kota Dumai

Dumai (Wasiat24.com) – Walikota dan Wakil walikota Dumai periode 2025 – 2030 sudah dilantik pada tanggal 20 Februari 2025 secara serentak di istana negara oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan tagline Berkhidmat, pasangan H. Paisal SKM.Mars dan Sugiarto memiliki beberapa program pada periode 2025-2030.

Program utama seperti Penanggulangan Banjir, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengentasan Kemiskinan, Pembangunan Infrastruktur Dasar, Kesehatan dan Pendidikan yang merata, Dukungan terhadap UMKM, Program Penguatan Daya Saing serta beberapa hal lainnya.

Dukungan terhadap UMKM dibeberapa sektor sudah nyata terbukti. Sebagai contoh sektor kuliner, terlihat beberapa titik pusat kuliner dibangun pemerintah dan mampu menumbuhkembangkan UMKM sektor kuliner sampai ratusan pelaku usaha baru.

Seiring dengan itu pertumbuhan industri di kota Dumai juga sangat bagus dan tentunya menjadi salah satu sektor unggulan yang juga menjadi pemicu pertumbuhan sektor penyedia jasa kontruksi dan penyedia barang yang menjadi harapan bagi pelaku usaha UMKM lokal kota Dumai disektor ini.

Untuk hal tersebut Kamar Dagang dan Industri kota Dumai melakukan kunjungan silaturahmi dan diskusi ke Lembaga Adat Melayu Riau kota Dumai yang dipimpin langsung oleh Ketua Kadin Dumai Zulfan Ismaini, SH dan disambut oleh Sekretaris Umum DPH Datuk Januarizal S.Ag, MPDi serta beberapa jajaran pengurus.

Sekretaris Umum Lembaga Adat Melayu Riau kota Dumai Datuk Januarizal S.Ag , MPDi menyampaikan ” Kami tentunya menyambut baik dan mendukung penuh terkait program kerja Kadin Dumai yang ingin memperkuat daya saing pengusaha lokal dalam dunia usaha karena ini bagian dari ekonomi kearifan lokal “.

Untuk diketahui ada beberapa manfaat ekonomi kearifan lokal ini ditumbuhkembangkan yaitu , meningkatkan pendapatan masyarakat , menciptakan lapangan kerja, membangun ekonomi kreatif serta dapat mendongkrak pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Zulfan Ismaini, SH Ketua Kadin Dumai menambahkan ” Kadin sebagai induk organisasi pengusaha tentunya akan terus berupaya membantu pemerintah untuk menumbuhkembangkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat “.

Ada beberapa strategi pengembangan ekonomi kearifan lokal yaitu, memanfaatkan potensi alam, budaya, dan tradisi masyarakat setempat, memberdayakan masyarakat lokal sebagai pelaku pembangunan, memanfaatkan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam dan potensi ekonomi, mendukung industri kreatif berbasis kearifan lokal.(cu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *