Pelabuhan Rusak oleh Tagboat PT SRL, Masyarakat Minta Perusahaan Bertanggungjawab

Bengkalis (Wasiat24.com) – Ketua nelayan beserta tokoh masyarakat Desa Titi Akar minta pihak PT Sumatra Riang Lestari (SRL) bertanggung jawab atas rusaknya pelabuhan masyarakat Titi Akar.

Masyarakat Desa Titi Akar beserta tokoh masyarakat Suku Akit Hatas se-kabupaten Bengkalis menyampaikan kepada pimpinan perusahaan PT RSL (Sumatra Riang Lestari ) terkait kerugian yang di alami masyarakat Desa Titi Akar baik secara Materil maupun secara lingkungan diantaranya sebagai berikut:

1. Kami para nelayan lokal desa Titi Akar merasa dirugikan baik secara lingkungan maupun secara materil.

2. Jaring kami hilang saat kejadian sandarnya tagboat milik PT SRL.

3. Kami para nelayan sangat dirugikan terkait lingkungan, sungai Selat Morong yang menjadi tempat masyarakat nelayan mencari ikan sudah tercemari oleh pihak PT SRL, seperti sampah kayu hanyut di sungai Selat Morong.

4. Kami meminta PT SRL untuk membangun kembali pelabuhan bongkar muat dan nelayan masyarakat Tiiti Akar yang telah rusak yang mengakibatkan pelabuhan itu roboh sehingga tidak bisa di gunakan lagi.

5. Mengingat pelabuhan yang rusak saat ini susah di ajukan menjadi jembatan penghubung dusun hutan Samak dan dusun Suka Ramai maka kami meminta PT SRL agar membangun pelabuhan nelayan atau bongkar muat tersebut di Jalan Wak Uncang RT 01/RW 03 Dusun Makdewa Desa Titi Akar, dimana jarak dari tapak pelabuhan lama sekitar 50 meter.

6. Kami atas nama masyarakat nelayan Suku Akit bersama tokoh masyarakat desa Titi Akar bermohon kepada Bupati Bengkalis beserta Ketua DPRD Bengkalis juga membantu kami dalam meminta pertanggung jawaban kepada PT SRL karena selama pelabuhan itu rusak kami sangat sulit untuk bongkar muat barang atau hasil panen sawit maupun karet dan lainnya.

” Maka dari itu kami masyarakat desa Titi Akar serta para tokoh masyarakat suku Akit Hatas se-kabupaten Bengkalis, meminta kepada pimpinan perusahaan PT SRL segera melakukan perbaikan dan mengganti rugi perbaikan pelabuhan rusak disebabkan oleh tagboat milik PT SRL, ” tegas beberapa tokoh masyarakat Titi Akar.

Masyarakat nelayan Suku Akit Desa Titi Akar beserta tokoh masyarakat Desa Titi Akar kecamatan Rupat Utara kabupaten Bengkalis memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Sukarto selaku tokoh masyarakat Desa Titi Akar dan juga mantan kepala Desa Titi Akar. Saat ini Sukarto menjabat sebagai ketua Batin Suku Akit se-kabupaten Bengkalis.

Sementara itu, Sukarto berharap atas nama masyarakat Desa Titi Akar kecamatan Rupat Utara kabupaten Bengkalis agar pihak PT SRL secepatnya bertanghung jawab mengganti dan membangun kembali pelabuhan yang rusak oleh tagboat yang bersandar atau berlabuh saat mengangkut kayu akasia yang melewati sungai Selat Morong.(asih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *