Solok (Wasiat24.com) – Upacara bendera di Pondok Pesantren Muhammadiyah Saning Bakar kembali berlangsung khidmat pada Senin (6/10/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab di kalangan para santri.
Upacara yang dilaksanakan di halaman pesantren tersebut dipimpin oleh Ustadz Wawan Setiawan selaku pembina, dengan pelaksana dari kelas XII A. Sejak pagi, para santri telah bersiap dengan penuh antusias, menampilkan barisan rapi dan semangat tinggi mengikuti setiap rangkaian upacara.
Dalam amanatnya, Ustadz Wawan menegaskan pentingnya disiplin sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter seorang santri. Ia menuturkan bahwa kedisiplinan bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar.
“Disiplin itu kunci keberhasilan. Jika kita terbiasa disiplin dalam belajar dan beribadah, maka Allah akan memudahkan jalan menuju kesuksesan,” ujar Ustadz Wawan Setiawan dalam arahannya.
Lebih dari sekadar rutinitas, upacara bendera di lingkungan pesantren Muhammadiyah Saning Bakar juga menjadi ajang pembelajaran karakter. Nilai-nilai kebangsaan dipadukan dengan ajaran Islam, membentuk pribadi santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Para guru dan pembina berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten. Menurut mereka, semangat cinta tanah air harus tumbuh seiring dengan semangat beribadah dan menuntut ilmu di pesantren.
“Harapan kami, seluruh santri mampu membawa nilai kedisiplinan dan nasionalisme ini ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di pesantren maupun di tengah masyarakat,” tutup Ustadz Wawan dengan penuh optimisme.(zon)









