
Dumai (Wasiat24.com) – Kebakaran hutan dan lahan terjadi di dua wilayah Kota Dumai yaitu di Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur dan Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai dengan areal terdampak sekitar 120 hektar.
Angin kencang dan suhu panas ektrim memicu api menjalar ke berbagai titik. Dalam waktu singkat kawasan hutan Tanjung Palas dan Mundam hangus terbakar.
Kondisi ini menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat. Seperti kebakaran lahan yang terjadi di areal Perumahan Althaf Regency yang tidak jauh dari wilayah lahan Dumai Motor, api mulai mendekati rumah warga sejak hari kedua Idul Fitri.
Pada hari ke tiga Idul Fitri hingga tengah malam api mulai berkurang. Namun menjelang pagi pada hari Selasa atau hari ke empat Idul Fitri api kembali mendekati rumah warga hingga jarak kurang lebih 10 meter.

Di areal perumahan Althaf Regency, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Dumai, pihak Polsek Dumai Timur dibantu warga berjibaku memadamkan api.
Sejak terjadi kebakaran asap pekat bisa saja berdampak pada kesehatan, maka dari itu BPBD Dumai juga telah membagikan masker kepada warga terdampak.
Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto mengatakan, petugas pemadam kebakaran terus berjibaku menaklukkan api di lokasi kejadian, namun upaya pemadaman tidak mudah karena sumber air dan kondisi cuaca panas menjadi kendala di lapangan.
” Kami dari Pemerintah Kota Dumai sudah berkoordinasi langsung baik dengan Kalaksa BPBD dan Damkar serta seluruh OPD dari tingkat lurah dan kecamatan. Ada juga masyarakat peduli api yang telah membantu untuk mengantisipasi kemungkinan ada titik api baru. Kami juga sudah sampaikan kepada camat dan lurah untuk memberi imbauan kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran, ” ujar Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, Senin (23/3/2026).
Hingga pada hari Selasa lebaran ke empat gabungan petugas kebakaran dibantu warga Perumahan Althaf Regency berjibaku memadamkan api akibat kebakaran hutan dan lahan yang sepenuhnya belum terkendali.(cu)









