Maraknya Demonstrasi, Ketua SIKAT PERISIH Ajak Masyarakat Sampaikan dengan Bijaksana

Dumai (Wasiat24.com) – Syekh Muda Sabaruddin atau di sapa akrab, Bastian Jambak selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Masyarakat Peduli Riau Bersih (SIKAT PERISIH) Provinsi Riau, memberi pandangan terhadap maraknya aksi demonstrasi oleh oknum  yang menyatakan dari organisasi atau lembaga.

Bastian menanggapi bahwa aksi demontrasi (menyampaikan pendapat di muka umum) itu sah-sah saja di lakukan oleh siapapun dan tidak ada larangan dari pihak manapun, karna hal ini pun sudah ada ketentuan nya yang diatur dalam undang undang no 9 tahun 1998 ” tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum), dan juga di dukung oleh Undang-Undang Dasar (UUD 1945) pasal 28 E ayat 3 ” setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat”.

Asalkan para pendemo sopan, beradab dalam penyampaian, serta tertib dan tidak ada ujaran kebencian, apa lagi kata-kata makian.

Namun alangkah baiknya terlebih dahulu diduduk kan penyelesaiannya setiap permasalahan yang timbul dengan pihak-pihak terkait.

” Kita dapat menyelesaikan dengan menghadirkan pihak pemerintahan, DPRD, pihak hukum, kepolisian, dan pihak perusahaan atau yang lainnya untuk menyelesaikan permasalahan yang ada agar membuahkan hasil mufakat yang baik. Namun jika tidak tercapai juga, maka baru kita lakukan aksi turun lapangan (demonstrasi) berarti hukum masyarakat yang berlaku, karna kedaulatan tertinggi itu ialah pada rakyat / masyarakat, ” ujarnya.

Bastian mengajak masyarakat kota Dumai agar tidak memprovokatif (memperkeruh masalah), dan jangan mudah terpengaruh oleh oknum-oknum yang memanfaatkan moment untuk kepentingan kelompoknya yang bisa merusak suasana yang tidak kondusif dan menghambat kemajuan masyarakat dan pembangunan Dumai disegala bidang.

Dan perlu untuk diketahui seluruh aksi demo tersebut hendaknya juga tau dengan maksud dan tujuan serta arah aksi tersebut.

” Data dan fakta termasuk juga dokumentasi pembuktian, ini adalah juga sebagai dasar agar tidak terjebak keranah hukum. Intinya janganlah aksi demo itu didasari adanya kebencian dari segelintir oknum yang memanfaatkan masyarakat demi kepentingan individu, ” katanya.

Bastian mengajak masyarakat harus bijaksana juga dalam setiap pergerakan yang dilakukan oleh kelompok atau perkumpulan serta perusahaan. Ini juga sebagai bahan pertimbangan dan kebijakan.

Karna, kata Bastian, bila oknum tersebut masih terganjal penyakit di hati dan pikirannya jadi semua yang baik itu tetap terus menerus ada saja permasalahan. Malah terkadang juga mengelabui masyarakat yang entah kemana mana penyampaian kabar hoaks atau fitnah, sehingga merugikan semua kalangan masyarakat dan termasuk pembangunan daerah.

” Untuk itu bersihkan dan tunduk kan lah hati dan pikiran dari sifat kebencian, iri, dengki, rakus, loba, tamak itu dihati dan pikiran nya. Semoga saja dengan bisa kita tunduk kan itu semua dari sifat yang tak terpuji (Mazmumah ) insha Allah kemajuan masyarakat dan pembangunan Dumai lancar & sukses. Termasuk bagi semua kalangan Forkopimda juga dan masyarakat dalam pelaksanaan penerapan win-win solusi transparasi yang Pancasila dan berbhineka tunggal Ika, ” pungkas Bastian.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *