
Dumai (Wasiat24.com) – Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) Rumah Sakit Graha Yasmine yang berada di jalan Marlan Jaya kelurahan Bukit Datuk kecamatan Dumai Selatan terjadi kebocoran beberapa waktu lalu dan sempat mencemari lahan di sekitarnya.
Dari informasi berupa foto dan video yang dimiliki dan melihat langsung ke lokasi pembuangan limbah medis Rumah Sakit Graha Yasmine.
Salah seorang pemerhati Lingkungan, Hendri yang mengetahui peristiwa terjadinya kebocoran pipa pembuangan limbah cair di Rumah Sakit Graha Yasmine sempat berkomentar pedas menanggapinya.
“Kaji ulang izin limbah medis Rumah Sakit Graha Yasmine itu. Kita akan telusuri seperti apa regulasinya karena limbah medis yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan, seperti pencemaran air, tanah, dan udara, serta dapat merusak ekosistem dan mengancam keanekaragaman hayati. Limbah medis juga dapat menjadi sumber penyebaran penyakit jika tidak ditangani dengan benar”, sebutnya.
Awak media telah melakukan konfirmasi kepada pihak Graha Yasmin melalui dr Ferryanto sebagai owner sekaligus Humas melalui telepon seluler, namun tidak memberi jawaban.
Konfirmasi berikutnya kembali dilakukan rekan media dan diterima langsung oleh Direktur Rumah Sakit Graha Yasmine, dr Husni pada hari Kamis (08/05/2025) sore.
Direktur Rumah Sakit Graha Yasmine dr Husni diruang kerjanya mengakui ada kebocoran pada bagian pipa pembuangan yang mengalir ke arah kolam pembuangan.
“Itu kemarin memang ada kebocoran, rupanya pipanya rapuh. Ditempat lain sempat juga pipanya ada yang bocor dan sudah diperbaiki”, ungkapnya.
Mengenai adanya sisa – sisa operasi yang tidak dibenarkan masuk ke dalam pembuangan pipa sebagaimana temuan awak media seperti berbentuk daging, dr Husni mengelak dengan mengatakan bahwa itu bukan daging melainkan darah beku dan lemak sisa operasi saat membersihkan alat- alat.
dr Husni mengklarifikasi bahwa sisa – sisa operasi yang berserakan di tanah akibat pipa bocor yang tentunya berdampak terhadap lingkungan menyebut sisa – sisa operasi itu sudah dikumpulkan di tempat lain oleh pihaknya setelah mengetahuinya.(cu)









