
Kota Solok (Surya24.com) – Curah hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah Kota Solok dalam beberapa hari terakhir, sehingga memicu banjir di sejumlah titik. Kondisi ini memaksa ratusan warga mengungsi demi menghindari dampak banjir yang semakin meluas.
Sebagai bentuk respons cepat, Kantor Wali Kota Solok resmi dijadikan Pos Tanggap Darurat sekaligus lokasi penampungan pengungsian bagi masyarakat yang terdampak.
Langkah ini diambil untuk memastikan warga mendapatkan tempat yang aman, nyaman, dan mudah dijangkau.
Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, turun langsung mengarahkan relawan, OPD, dan petugas gabungan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Kebijakan membuka Kantor Wali Kota sebagai tempat pengungsian menjadi bukti komitmen kuat beliau sebagai pemimpin yang amanah dan hadir untuk warganya.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kantor Wali Kota ini adalah milik rakyat, dan ketika masyarakat membutuhkan perlindungan, sudah seharusnya fasilitas ini digunakan sebaik-baiknya,” tegas Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra.
Di lokasi pengungsian, berbagai fasilitas disediakan, mulai dari kebutuhan logistik, kesehatan, tenda darurat, hingga layanan psikososial.
Petugas BPBD, Dinas Sosial, TNI-Polri, Dinkes, SATPOL PP serta relawan tampak sigap membantu para pengungsi mulai dari lansia, anak-anak, hingga keluarga yang rumahnya terendam banjir.
Masyarakat menyambut baik kebijakan cepat tersebut. Mereka mengaku merasa lebih tenang karena pemerintah kota hadir dan tanggap dalam situasi sulit ini.
Dengan situasi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, Pemerintah Kota Solok terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan.(zon)









