H. DR Zulkifli Tegaskan Pentingnya Spiritualitas dan Sinergi dalam Bekerja di Kemenag Solok

Solok (Wasiat24.com) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok kembali melaksanakan Upacara Penghormatan Bendera Merah Putih dan Do’a bersama, rutinitas bulanan yang menjadi momen penting untuk meneguhkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat spiritualitas para aparatur. Solok, Arosukapost.com – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok kembali melaksanakan Upacara Penghormatan Bendera Merah Putih dan Do’a bersama, rutinitas bulanan yang menjadi momen penting untuk meneguhkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat spiritualitas para aparatur.

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, H. DR Zulkifli, S.Ag, MM. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa kerja yang efektif tidak hanya membutuhkan disiplin dan administrasi yang rapi, tetapi juga sinergi dan spiritualitas yang kuat.

Hardinalis Kobal 2
“Pembangunan karakter dan penguatan keagamaan hanya bisa tercapai jika Kantor, Madrasah, KUA, dan Penyuluh bekerja bersama. Jangan ada tembok birokrasi yang menghalangi,” tegasnya.

H. Zulkifli juga mengingatkan peran para pejabat struktural sebagai penggerak utama agar kebijakan berjalan lancar dan program-program moderasi beragama dapat tersampaikan dengan baik. Pesan ini menjadi pengingat agar seluruh pegawai terus menjaga kolaborasi, integritas, dan semangat kebersamaan.

Kegiatan dihadiri Plt. Kasubbag TU, H. Chairunnas, S.Ag, seluruh Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala Madrasah, Kepala KUA, Kepala TU Madrasah, JFT, JFU, serta para CPNS. Kehadiran mereka menegaskan komitmen kolektif dalam membangun budaya kerja yang harmonis dan produktif.

Untuk bulan ini, Upacara Penghormatan dan Do’a bersama dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional yang bertindak sebagai penanggung jawab. Peran Penyuluh menjadi kunci dalam menyampaikan pesan keagamaan dan nasionalisme kepada seluruh aparatur.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah kerja harus dilandasi spiritualitas, kebersamaan, dan tanggung jawab. Dari penghormatan bendera hingga doa bersama, seluruh aparatur terlihat khidmat, meneguhkan semangat kebangsaan dan religiusitas dalam satu nafas.

H. DR Zulkifli menutup amanatnya dengan harapan agar rutinitas ini terus memperkuat fondasi kerja aparatur. Sinergi, disiplin, dan spiritualitas, katanya, adalah kunci agar pelayanan publik di bidang keagamaan semakin berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.(zon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *