Pekanbaru (Wasiat24.com) – Polda Riau terus memperkuat penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hingga…
Pekanbaru
Response Cepat PHR Tangani Karhutla di Sekitar Wilayah Operasi
Pekanbaru (Wasiat24.com) – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) siap siaga terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan…
Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla, 313 Hotspot Terdeteksi di Wilayah Riau
PEKANBARU (Wasiat24.com) — Minggu, 23 Agustus 2026 — Polda Riau bersama Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan stakeholder…
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Patroli Udara Karhutla, Turun Langsung Padamkan Api di Pelalawan
Pekanbaru (Wasiat24.com) — Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo dan Kalaksa BPBD Provinsi Riau Edy Afrizal melakukan patroli udara untuk memantau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Riau, Kamis (20/8/2026).
Patroli udara dimulai dari Helipad Mapolda Riau menuju sejumlah titik panas yang terpantau di Kabupaten Pelalawan.
Rombongan kemudian menuju Kecamatan Kerumutan, salah satu wilayah yang saat ini menjadi fokus penanganan Karhutla.
Tak hanya melakukan pemantauan dari udara, Kapolda dan Pangdam turun langsung ke lokasi terdampak untuk melihat proses penanganan sekaligus bergabung bersama personel gabungan melakukan upaya pemadaman.
Di lapangan, penanganan Karhutla melibatkan personel Polres Pelalawan, Kodim, BPBD, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya yang bekerja bersama melakukan pemadaman dan pendinginan pada areal terdampak.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, patroli udara dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi Karhutla sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat dan terkoordinasi.
“Dari udara kita bisa melihat secara langsung kondisi dan sebaran wilayah yang terdampak. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana informasi itu segera diterjemahkan menjadi tindakan di lapangan. Karena itu, kami turun langsung ke Kerumutan untuk memastikan seluruh sumber daya bergerak bersama,” kata Herry.
Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan respons dan kolaborasi seluruh unsur. Setiap titik api harus ditangani sedini mungkin agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas, terutama pada kawasan dengan karakteristik lahan yang rentan terbakar.
“Karhutla tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan dan masyarakat harus berada dalam satu gerak. Prinsipnya, begitu terdeteksi ada titik api, kita harus cepat datang, cepat memadamkan dan memastikan tidak terjadi kebakaran ulang,” ujarnya.
Herry menegaskan upaya penanggulangan tidak hanya dilakukan melalui pemadaman. Polda Riau juga terus memperkuat langkah pencegahan, patroli, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat hingga penegakan hukum terhadap pembakaran lahan.
“Menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga keselamatan masyarakat. Semangat Green Policing yang kami dorong bukan hanya bicara penegakan hukum, tetapi bagaimana kepolisian ikut membangun kesadaran dan menggerakkan seluruh elemen untuk menjaga alam Riau,” tegasnya.
Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo mengatakan jajaran TNI terus memperkuat dukungan personel dalam penanganan Karhutla bersama Polri dan pemerintah daerah.
“Kami memastikan personel di lapangan tetap bekerja bersama dan saling mendukung. Kondisi seperti ini membutuhkan kekuatan terpadu. Tidak ada sekat TNI, Polri maupun instansi lainnya ketika yang kita hadapi adalah ancaman terhadap masyarakat dan lingkungan,” kata Agus.
Ia juga mengapresiasi personel gabungan yang tetap bekerja di tengah medan dan kondisi lapangan yang tidak mudah.
“Yang berada di garis depan adalah personel kita di lapangan. Mereka menghadapi panas, asap dan medan yang berat. Karena itu kami hadir untuk memastikan mereka mendapat dukungan dan penanganan dilakukan secara maksimal sampai api benar-benar padam,” ujarnya.
Kalaksa BPBD Provinsi Riau Edy Afrizal mengatakan patroli udara membantu tim menentukan kondisi aktual serta kebutuhan penanganan pada wilayah terdampak.
“Pemantauan udara memberikan gambaran yang lebih luas sehingga penanganan bisa diarahkan secara tepat. Setelah titik terdampak teridentifikasi, tim darat bergerak melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk mencegah api kembali muncul,” kata Edy.
Menurut Edy, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mengoptimalkan personel, peralatan dan sumber daya yang tersedia, terutama pada wilayah yang membutuhkan penanganan intensif.
Menurutnya, patroli udara dan pemadaman langsung di Kerumutan menjadi bagian dari langkah terpadu Pemerintah Provinsi Riau bersama TNI-Polri dan seluruh unsur terkait dalam mengendalikan Karhutla.
“Pemantauan dan operasi darat akan terus dilakukan pada wilayah rawan untuk mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan,” demikian Edy.(netri)
Subdit Politik Dit Intelkam Polda Riau adakan Sosialisasi Pilkades Serentak di Inhil
Inhil (Wasiat24.com) – Subdit Politik Dit Intelkam Polda Riau Melakukan Sosialisasi dan Edukasi terkait Persiapan Pilkades…
HUT RI ke-81, Ditbinmas dan Bid Humas Polda Riau Bersama Insan Pers Satukan Semangat Merah Putih
PEKANBARU (Wasiat24.com) – Semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa…
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Segera Dimulai, Polda Riau Hadirkan Negara hingga Pulau Terluar
PEKANBARU (Wasiat24.com) – Polda Riau resmi mengawali Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026, sebuah perjalanan kebangsaan yang…
Sumur PHR Menggala South-21 Alirkan 2.035 BOPD, Taklukkan Pengeboran Penuh Tantangan
Pekanbaru (Wasiat24.com) – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil mencatatkan kinerja positif melalui pengeboran sumur infill…
Dukung Green Policing Polda Riau, Pusat Studi Kepolisian Siap Jadikan Riau Pusat Studi Lingkungan dan Pemolisian
PEKANBARU (Wasiat24.com) — Program Green Policing yang diusung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mendapat…
Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset
Pekanbaru (Wasiat24.com) – Polda Riau bersama Tim Satgas Pusat Studi Ilmu Kepolisian menggelar kegiatan penyiapan pembentukan…