Melalui Inovasi Sang Juara, Pemkab Solok Raih Nominasi Tiga TPAKD Terbaik Sumatera Barat Tahun 2026

Arosuka (Wasiat24.com) – Pemerintah Kabupaten Solok kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Solok…

Tim Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Batang Kuantan

KUANTANSINGINGI (Wasiat24.com) – Upaya pencarian seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Batang Kuantan, Desa Sawah,…

Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Patroli Udara Karhutla, Turun Langsung Padamkan Api di Pelalawan

Pekanbaru (Wasiat24.com) — Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo dan Kalaksa BPBD Provinsi Riau Edy Afrizal melakukan patroli udara untuk memantau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Riau, Kamis (20/8/2026).

Patroli udara dimulai dari Helipad Mapolda Riau menuju sejumlah titik panas yang terpantau di Kabupaten Pelalawan.

Rombongan kemudian menuju Kecamatan Kerumutan, salah satu wilayah yang saat ini menjadi fokus penanganan Karhutla.

Tak hanya melakukan pemantauan dari udara, Kapolda dan Pangdam turun langsung ke lokasi terdampak untuk melihat proses penanganan sekaligus bergabung bersama personel gabungan melakukan upaya pemadaman.

Di lapangan, penanganan Karhutla melibatkan personel Polres Pelalawan, Kodim, BPBD, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya yang bekerja bersama melakukan pemadaman dan pendinginan pada areal terdampak.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, patroli udara dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi Karhutla sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat dan terkoordinasi.

“Dari udara kita bisa melihat secara langsung kondisi dan sebaran wilayah yang terdampak. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana informasi itu segera diterjemahkan menjadi tindakan di lapangan. Karena itu, kami turun langsung ke Kerumutan untuk memastikan seluruh sumber daya bergerak bersama,” kata Herry.

Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan respons dan kolaborasi seluruh unsur. Setiap titik api harus ditangani sedini mungkin agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas, terutama pada kawasan dengan karakteristik lahan yang rentan terbakar.

“Karhutla tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan dan masyarakat harus berada dalam satu gerak. Prinsipnya, begitu terdeteksi ada titik api, kita harus cepat datang, cepat memadamkan dan memastikan tidak terjadi kebakaran ulang,” ujarnya.

Herry menegaskan upaya penanggulangan tidak hanya dilakukan melalui pemadaman. Polda Riau juga terus memperkuat langkah pencegahan, patroli, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat hingga penegakan hukum terhadap pembakaran lahan.

“Menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga keselamatan masyarakat. Semangat Green Policing yang kami dorong bukan hanya bicara penegakan hukum, tetapi bagaimana kepolisian ikut membangun kesadaran dan menggerakkan seluruh elemen untuk menjaga alam Riau,” tegasnya.

Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo mengatakan jajaran TNI terus memperkuat dukungan personel dalam penanganan Karhutla bersama Polri dan pemerintah daerah.

“Kami memastikan personel di lapangan tetap bekerja bersama dan saling mendukung. Kondisi seperti ini membutuhkan kekuatan terpadu. Tidak ada sekat TNI, Polri maupun instansi lainnya ketika yang kita hadapi adalah ancaman terhadap masyarakat dan lingkungan,” kata Agus.

Ia juga mengapresiasi personel gabungan yang tetap bekerja di tengah medan dan kondisi lapangan yang tidak mudah.

“Yang berada di garis depan adalah personel kita di lapangan. Mereka menghadapi panas, asap dan medan yang berat. Karena itu kami hadir untuk memastikan mereka mendapat dukungan dan penanganan dilakukan secara maksimal sampai api benar-benar padam,” ujarnya.

Kalaksa BPBD Provinsi Riau Edy Afrizal mengatakan patroli udara membantu tim menentukan kondisi aktual serta kebutuhan penanganan pada wilayah terdampak.

“Pemantauan udara memberikan gambaran yang lebih luas sehingga penanganan bisa diarahkan secara tepat. Setelah titik terdampak teridentifikasi, tim darat bergerak melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk mencegah api kembali muncul,” kata Edy.

Menurut Edy, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mengoptimalkan personel, peralatan dan sumber daya yang tersedia, terutama pada wilayah yang membutuhkan penanganan intensif.

Menurutnya, patroli udara dan pemadaman langsung di Kerumutan menjadi bagian dari langkah terpadu Pemerintah Provinsi Riau bersama TNI-Polri dan seluruh unsur terkait dalam mengendalikan Karhutla.

“Pemantauan dan operasi darat akan terus dilakukan pada wilayah rawan untuk mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan,” demikian Edy.(netri)

Bawa 247 Ton Bantuan, Kapolri Pastikan Korban Gempa NTT Terpenuhi

Manggarai (Wasiat24.com) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Polri telah menyalurkan 247,66 ton bantuan untuk…

Green Policing di Arena Pacu Jalur, Ditpolairud Polda Riau Bersihkan Sampah di Tepian Narosa

KUANTANSINGINGI (Wasiat24.com) – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan…

Isu Pemangkasan TPP Mengemuka, Banggar dan TAPD Diminta Prioritaskan Hak ASN Kota Solok

Kota Solok (Wasiat24.com)  – Isu rencana pemangkasan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di…

Bupati Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara 2026

JAKARTA (Wasiat24.com) — Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi…

Petisi 3 Tokoh Olahraga Dumai: Tunda Musorkot KONI Dumai, Tolak TPP Cacat Hukum

DUMAI (Wasiat24.com) – Tiga tokoh olahraga Kota Dumai bersatu. Riski Kurniawan, Muhammad Aderman, dan Bayu Agusra…

Riski Kurniawan Geram: Tunda Musorkot KONI Dumai, Ada Dugaan Makelar Kursi Ketua

DUMAI (Wasiat24.com) – Riski Kurniawan, ST., M.IP, Mantan Wakil Ketua KONI Kota Dumai sekaligus Mantan Ketua…

Bayu Agusra: Musorkot KONI Dumai Sebaiknya Ditunda untuk Ketertiban Organisasi

DUMAI (Wasiat24.com) – Bayu Agusra, mantan atlet dan mantan pengurus cabang olahraga Kota Dumai, menyampaikan keprihatinan…