Kabel Optik Semraut, Ketua Sikat Persisih: Apakah Perlu Masyarakat Lakukan Pemutusan?

Dumai (Wasiat24.com) – Presiden Republik Indonesia, H.Prabowo Subianto menegaskan untuk melakukan penataan wajah kota khususnya mengenai sampah dan kabel fiber optik yang semrawut guna mendukung pentingnya estetika lingkungan dan kenyamanan publik.

Selain itu, juga mendukung program Bersih semesta dan gerakan Indonesia ASRI (Aman Sehat Resik Indah). Padahal imbauan Presiden RI ini sudah jauh jauh hari disampaikan yakni di bulan Januari 2026.

Presiden RI menyampaikan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah dan aparat (TNI/POLRI) diminta bergerak cepat dalam hal mengatasi tertibnya serta keindahannya lingkungan.

Soalnya baru beberapa daerah yang bersungguh sungguh melaksanakan perintah atau arahan dari Presiden RI terkait pemutusan kabel optik propvider milik perusahaan swasta yang mengganggu keindahan kota.

Terkait hali itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Masyarakat Peduli Riau Bersih (Sikat Perisih), Syekh Muda Sabaruddin (Bastian Jambak) sangat geram atas tidak seriusnya pimpinan pemerintah baik dari Menteri, Gubernur, Bupati / Walikota yang masih keras kepala untuk diarahkan yang baik.

” Seperti di Kota Dumai masih asal asalan memasang kabel optik sampai di pasang (nempel) di tiang milik perusahaan negara (PLN) yang hasil setoran sewanya pun adanya dugaan tidak transparan ke negara,” jelas Bastian Jambak, Sabtu (25/4/2026).

Ketua Umum DPP Lembaga Sikat Perisih meminta kepada Presiden Republik Indonesia untuk menindak tegas bagi yang tidak menjalankan arahan atas pelaksanaan penertiban kabel optik provider ini.

” Jka hal ini tidak cepat dalam bertindak, apakah perlu masyarakat / rakyat turun ke lapangan untuk menertibkan (pemutusan) kabel optik provider yang semrawut itu?, “tegas Bastian dengan kesal terhadap lambatnya pergerakan dari instansi terkait.(cu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *