
Koto Baru (Wasiat24.com) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Solok Plus Keterampilan menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila di halaman madrasah. Upacara yang penuh khidmat ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta ratusan peserta didik dari berbagai tingkatan kelas. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 1 Oktober 2025, dengan suasana yang begitu syahdu dan sarat makna kebangsaan.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala MAN 1 Solok Plus Keterampilan, Febrita, S.Pd, M.Pd.I, yang menyampaikan amanat mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Jalannya upacara dilaksanakan dengan tertib oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, hingga ikrar kesetiaan terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa.
Dalam amanatnya, Febrita menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga ruh pemersatu bangsa Indonesia. Ia menekankan bahwa generasi muda harus senantiasa menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi.
Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh siswa untuk menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai sarana refleksi diri. Menurutnya, nilai-nilai gotong royong, toleransi, dan persatuan harus benar-benar dihidupkan di tengah masyarakat, sehingga bangsa Indonesia tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan.
Upacara yang dipandu OSIM ini berjalan dengan tertib dan penuh semangat kebangsaan. Para peserta didik tampak antusias, menyimak jalannya upacara dengan serius. Pada akhir kegiatan, seluruh peserta menundukkan kepala dalam doa bersama, memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT agar bangsa Indonesia senantiasa terjaga dari perpecahan serta diberi kekuatan untuk menghadapi masa depan.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MAN 1 Solok Plus Keterampilan tahun ini diharapkan tidak berhenti pada seremonial semata. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah bahwa nilai-nilai Pancasila adalah perekat bangsa yang harus dijaga, diamalkan, dan diwariskan lintas generasi. Dengan demikian, madrasah tidak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter, religius, dan nasionalis.(zon)









