Kota Solok (Wasiat24.com) — Kontingen Kota Solok menorehkan sejarah baru dalam perjalanan olahraga daerah. Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 yang berlangsung semenjak 2 hingga 14 oktober 2026, Kota Solok sukses meraih Juara Umum II dengan total 350 medali, terdiri atas 139 medali emas, 113 perak, dan 98 perunggu.
Capaian tersebut menjadi prestasi terbaik sepanjang keikutsertaan Kota Solok di ajang Porprov Sumatera Barat. Hasil ini sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk melahirkan atlet berprestasi dan membawa nama Daerah bersaing di tingkat Provinsi.
Raihan 139 medali emas menjadi bukti kerja keras para atlet, pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan olahraga di Kota Solok. Lebih dari sekadar angka, prestasi ini menjadi penanda bahwa kerja kolektif dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan Kota Solok mencatatkan sejarah baru.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama daerah hingga meraih posisi Juara Umum II. keberhasilan tersebut bukan semata-mata tentang piala dan medali, melainkan bukti nyata bahwa persatuan, kepercayaan terhadap kemampuan diri, dan semangat perjuangan dapat menghasilkan prestasi yang sebelumnya belum pernah dicapai,” ungkapnya.
Ia menegaskan, keberhasilan meraih Juara Umum II merupakan sejarah baru yang patut dibanggakan seluruh masyarakat. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet Kota Solok memiliki mental juara, semangat juang yang kuat, serta komitmen untuk mengharumkan nama daerah.
“Saya ingin menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh atlet. Anak-anak Kota Solok memiliki mental juara, semangat yang tidak mudah padam, dan hati yang besar untuk berjuang. Raihan 139 medali emas itu luar biasa, tetapi yang lebih berharga adalah karakter sportivitas, kedisiplinan, dan kebersamaan yang tumbuh melalui olahraga,” ujarnya.
Ramadhani, yang akrab disapa Dhani, juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua dan keluarga atlet yang selama ini memberikan dukungan. Apresiasi serupa disampaikan kepada KONI Kota Solok, DPRD Kota Solok, para pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan kontingen Kota Solok di Porprov XVI Sumatera Barat.
Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi titik awal untuk membangun prestasi olahraga yang lebih tinggi. Para atlet diharapkan tidak cepat berpuas diri, tetapi terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya. Biarlah keberhasilan hari ini menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih cerah, bukan alasan untuk berhenti berjuang. Kota Solok percaya kepada kalian dan akan selalu mendukung langkah-langkah kalian ke depan,” katanya.
Ia juga berpesan agar seluruh atlet tetap rendah hati dalam kemenangan serta menjadikan pengalaman Porprov sebagai bekal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar. Kita pulang dengan kepala tegak dan hati penuh syukur. Tetaplah rendah hati dalam kemenangan dan bersiaplah untuk kembali berjuang di medan yang lebih luas. Sampai jumpa di puncak yang lebih tinggi, anak-anak kebanggaan Kota Solok,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Solok, Rudi Horizon, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan kontingen Kota Solok menembus posisi Juara Umum II Porprov XVI Sumatera Barat 2026. prestasi tersebut merupakan buah dari proses panjang yang tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan dan kekhawatiran harus dihadapi bersama sebelum akhirnya Kota Solok mampu mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah keikutsertaannya di Porprov Sumatera Barat.
“Jujur, perjalanan menuju hari ini tidaklah mulus. Ada masa-masa sulit, ada kekhawatiran, dan ada tantangan yang harus kita hadapi bersama. Namun, kita berpegang pada satu keyakinan: jika kita berjalan bersama, saling mendukung, dan tidak pernah menyerah, hasil yang indah akan tiba pada waktunya,” ungkap Rudi.
Ia menilai, raihan 139 medali emas, 113 perak, dan 98 perunggu menjadi indikator penting bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan telah menunjukkan hasil yang membanggakan.
Meski demikian, Rudi mengingatkan bahwa keberhasilan olahraga tidak semestinya hanya diukur berdasarkan jumlah medali. Lebih dari itu, olahraga harus mampu membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, menjunjung tinggi sportivitas, serta memiliki kecintaan terhadap daerahnya.
“Angka-angka ini membuktikan bahwa pembinaan yang kita lakukan bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berada di jalur yang tepat. Namun, angka hanyalah angka. Yang lebih penting adalah bagaimana olahraga mengubah kehidupan anak-anak kita menjadi lebih disiplin, lebih tangguh, dan lebih mencintai daerahnya. Itulah kemenangan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Rudi juga mengingatkan para atlet agar tidak menjadikan keberhasilan Porprov sebagai garis akhir perjuangan. Sebaliknya, prestasi tersebut harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh dan meraih pencapaian yang lebih tinggi pada masa mendatang. Ia memastikan KONI Kota Solok akan terus berupaya memperkuat sistem pembinaan atlet secara lebih terencana dan berkelanjutan, termasuk menjaring bibit-bibit unggul dari berbagai kelurahan di Kota Solok.
“KONI Kota Solok akan selalu menjadi rumah bagi kalian, tempat kalian diasah, dibina, dan didukung untuk terbang setinggi mungkin. Bersama-sama, kita akan terus membangun sistem pembinaan yang lebih baik, lebih terencana, dan menjangkau bibit-bibit unggul di setiap penjuru Kota Solok,” ujarnya.
Berakhirnya Porprov XVI Sumatera Barat 2026 meninggalkan catatan penting bagi perjalanan olahraga Kota Solok. Gelar Juara Umum II dengan raihan 350 medali menjadi bukti pencapaian yang patut dibanggakan sekaligus tantangan untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi pada masa mendatang. Keberhasilan ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, KONI, DPRD, pelatih, atlet, orang tua, dan masyarakat dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat.
Tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa prestasi tersebut tidak berhenti sebagai catatan sejarah. Pembinaan yang konsisten, peningkatan kualitas pelatih, dukungan terhadap kebutuhan atlet, serta penjaringan talenta muda perlu terus diperkuat agar Kota Solok mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi. Sebanyak 350 medali yang diraih di Porprov XVI Sumatera Barat 2026 bukan sekadar simbol kemenangan. Di balik setiap medali, terdapat disiplin, pengorbanan, kerja keras, dan harapan yang dibangun melalui perjuangan panjang.(zon)









