Solok (Wasiat24.com) — Bupati Solok, Jon Firman Pandu, melakukan koordinasi langsung ke Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) guna memperkuat upaya percepatan pengentasan kemiskinan melalui pembangunan Sekolah Rakyat permanen di daerahnya. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Kemensos RI, Senin (22/09/2025), dipimpin oleh Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi, serta perwakilan dari Kementerian Pertanian RI.
Dalam arahannya, Wamen Sos menyampaikan instruksi khusus dari Presiden Republik Indonesia, yang menekankan pentingnya akses pendidikan bagi masyarakat miskin sebagai langkah konkret untuk memutus rantai kemiskinan.
“Presiden memerintahkan agar Sekolah Rakyat menjadi prioritas, khususnya bagi masyarakat miskin. Ini adalah upaya untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi,” tegas Agus Jabo.
Presiden, lanjutnya, menginginkan agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan, sekaligus menjadikan program Sekolah Rakyat sebagai simbol pemuliaan kaum miskin. “Beliau ingin setiap anak Indonesia bisa sekolah dan meraih cita-citanya. Kemiskinan ekstrem pun ditargetkan harus 0% pada tahun 2026,” tambah Wamen Sos.
Agus Jabo juga memaparkan sejumlah data nasional yang menunjukkan urgensi program ini, 74,51% masyarakat miskin hanya berpendidikan SD ke bawah, 76% keluarga miskin menyatakan anak-anak mereka putus sekolah karena kendala ekonomi, Sekitar 64,46% anak dari keluarga miskin berisiko besar untuk tetap terjebak dalam lingkaran kemiskinan.
Melihat kondisi tersebut, pemerintah memandang Sekolah Rakyat sebagai solusi strategis untuk menciptakan akses pendidikan yang setara dan menggerakkan mobilitas sosial bagi generasi muda.
Kabupaten Solok termasuk dalam daftar daerah yang telah ditunjuk sebagai lokasi percontohan Sekolah Rakyat rintisan. Ke depan, Pemkab Solok juga tengah mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang direncanakan berlokasi di Kawasan Arosuka. Bupati Jon Firman Pandu menyatakan bahwa lokasi ini dipilih karena strategis dan mampu menjangkau masyarakat luas.(maura)









