
Solok (Wasiat24.com) – Senin, 29 September 2025, MAN 1 Peka Solok kembali menggelar upacara bendera dengan khidmat di halaman utama madrasah. Upacara ini diikuti oleh seluruh peserta didik, majelis guru, dan tenaga kependidikan. Kali ini, pelaksanaan upacara dipercayakan kepada siswa kelas XI F2, sementara yang bertindak sebagai pembina upacara adalah guru madrasah, Yeni Zulfiyenti, S.Pd.
Sejak pagi para siswa tampak berbaris rapi dengan penuh semangat. Jalannya upacara berlangsung tertib, dimulai dari pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, hingga janji pelajar. Semua prosesi terlaksana sesuai tata aturan yang berlaku.
Dalam amanatnya, Yeni Zulfiyenti, S.Pd memberikan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang berjalan dengan baik. Meski demikian, ia juga menekankan bahwa masih terdapat beberapa kekurangan yang harus diperbaiki untuk ke depannya. “Kita sudah melaksanakan upacara dengan baik, namun tentu masih ada hal-hal yang perlu ditingkatkan. Mari kita sama-sama belajar agar pelaksanaan berikutnya bisa lebih sempurna,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya disiplin di lingkungan madrasah. Menurutnya, disiplin bukan hanya tentang datang tepat waktu atau mengikuti aturan sekolah, tetapi juga bagaimana siswa konsisten melaksanakan kewajibannya dari berangkat sekolah hingga kembali ke rumah. “Hendaknya apa yang telah ditetapkan mari bersama kita laksanakan, kita patuhi. Mulai dari berangkat sampai pulang, semua aturan harus ditaati. Karena dengan disiplin, kita sedang melatih diri menjadi pribadi yang lebih baik,” tegasnya.
Di akhir amanat, ia juga mengingatkan siswa agar tidak lupa mempersiapkan diri menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS) semester satu yang sudah semakin dekat. Ia menekankan bahwa kesungguhan belajar dan kedisiplinan dalam mengatur waktu akan menentukan hasil yang baik. “Persiapkan diri kalian mulai sekarang, belajar dengan sungguh-sungguh, karena hasil yang maksimal hanya akan diperoleh dengan usaha yang sungguh-sungguh pula,” pesannya.
Kepala MAN 1 Peka Solok, Febrita, S.Pd., M.Pd.I, saat dihubungi via WhatsApp, menyampaikan apresiasi tinggi atas kelancaran kegiatan yang dipimpin oleh siswa kelas XI F2 tersebut. “Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan upacara hari ini. Anak-anak mampu menunjukkan keseriusan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab. Hal ini menjadi bukti bahwa pembinaan kedisiplinan di madrasah mulai membuahkan hasil,” ujarnya.
Menurut Febrita, upacara bendera bukan hanya rutinitas seremonial, melainkan wadah pendidikan karakter bagi peserta didik. Dengan adanya amanat pembina yang menekankan disiplin dan persiapan akademik, diharapkan siswa semakin termotivasi untuk berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Baca juga : Apel Pagi di Lingkup Pemerintah Kabupaten Solok: Fokus pada Disiplin dan Peningkatan Pelayanan Publik
Sejumlah guru yang hadir juga sependapat.
Mereka menilai pelaksanaan upacara yang dipandu siswa kelas XI F2 cukup baik dan menunjukkan adanya rasa tanggung jawab. “Kami ingin kedisiplinan tidak hanya berhenti pada saat upacara, tetapi terus dibawa dalam proses belajar di kelas, kegiatan organisasi, hingga keseharian mereka di rumah,” ungkap salah seorang guru.
Salah seorang siswa kelas XI F2 yang enggan disebutkan namanya juga mengaku bangga mendapat kepercayaan sebagai pelaksana upacara. Menurutnya, pengalaman ini melatih mental, kerja sama, dan rasa tanggung jawab sebagai generasi muda.
Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh petugas dari siswa, dan berlangsung penuh kekhidmatan. Seluruh peserta mengikuti hingga akhir dengan tertib. Dengan semangat kebersamaan dan kedisiplinan, MAN 1 Peka Solok meneguhkan komitmennya menjadikan upacara bendera sebagai sarana pembentukan karakter, penanaman nilai kebangsaan, serta peneguhan semangat belajar siswa.(zon)









