
Bengkalis (Wasiat24.com) – Pemdes Teluk Lancar lakukan sosialisasi integrasi layanan primer (ILP) Posyandu di Gedung serbaguna desa Teluk Latak bersama kader posyandu, Kamis (12/09/2024).
Di acara sosialisasi integrasi di hadiri Kades Teluk Lancar nasumber tenaga kesehatan dari Pukesmas Pambang, dan para kader posyandu desa Teluk Lancar.
Kades Teluk Lancar, Ismail mengatakan apa yang di sampaikan oleh Tenaga Kesehatan dari UPT Puskesmas Pambang, Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan di tingkat komunitas.
Kader Posyandu, yang terdiri dari relawan-relawan yang berdedikasi, adalah tulang punggung dari kegiatan posyandu sekaligus garda terdepan dalam pencegahan stunting.
” Terlebih sebentar lagi akan digelar program ILP (Integrasi Layanan Primer) yang mengintegrasi seluruh jenis pelayanan kesehatan untuk semua usia. Kompetensi atau keterampilan kader wajib diperhatikan dan dipastikan, sebelum program ini dilaksanakan. Untuk mencapai tujuan tersebut, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyakarat Kementerian Kesehatan merilis 25 kompetensi kader Posyandu,”ujarnya.
Kades Ismail menerangkan juga Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat dalam unggahan laman resminya menjabarkan 25 kompetensi tersebut berdasarkan klasifikasi kelompok siklus hidup. Kelompok yang dimaksud meliputi ibu hamil, menyusui, balita, usia sekolah, remaja, usia produktif dan lansia.
Untuk dapat berperan secara maksimal, para kader perlu menguasai berbagai kompetensi. ” Ada 25 kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang kader Posyandu untuk menjadi kader yang berdaya,”ungkapnya.(ndi)









