PHR Temukan Harta Karun Baru, Sumur TOPI-002 Hasilkan 795 Barel Minyak Per Hari

DURI (Wasiat24.com) – Di tengah tantangan penurunan produksi alami di lapangan minyak Blok Rokan, SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) justru berhasil membuktikan bahwa lapangan tua ini masih menyimpan potensi raksasa yang belum sepenuhnya terjamah.

Sumur pengembangan terbaru, TOPI-002, yang terletak di struktur Karangan atau sekitar 20 kilometer dari Kota Duri secara mengejutkan mencatatkan produksi awal (initial production) sebesar 795 barel minyak per hari (BOPD). Angka ini menjadi suntikan energi baru bagi target lifting migas nasional.

Keberhasilan ini diperoleh setelah tim teknis melakukan uji produksi pada lapisan Bekasap (BK2800 Lower). Hanya pada kedalaman 937–939 meter, sumur ini mampu menghasilkan minyak dengan volume yang signifikan, membuktikan bahwa strategi pengeboran di wilayah kerja (WK) Rokan masih sangat efektif.

Tak hanya soal volume minyak, proyek ini juga menjadi tolok ukur efisiensi operasional PHR. Berikut adalah rincian performa pengeborannya yakni teknologi metode Directional Drillingtipe J dengan dukungan Rig ACS#23 (750 HP). Kemudian secara durasi rampung dalam 25 hari hingga kedalaman akhir 1.136 meter MD.

Dan, efisiensi biaya, proyek ini hanya menelan biaya USD 935 ribu, atau setara dengan 76% dari anggaran yang direncanakan. Artinya, tim berhasil menghemat biaya hingga 24% dari pagu awal.

General Manager (GM) Zona Rokan PHR, Andre Wijanarko, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari perencanaan yang presisi dan eksekusi lapangan yang solid. “Keberhasilan sumur TOPI-002 adalah bukti bahwa optimasi di lapangan mature masih sangat mungkin. Kami tidak hanya mengejar volume, tapi juga memastikan setiap proses dan produksi dihasilkan dari proses yang efektif dan selamat,” ujar Andre.

Langkah selanjutnya, operator akan fokus pada uji produksi lanjutan untuk menentukan laju alir optimal. Hal ini krusial untuk menjaga reservoir dan meminimalisir risiko kadar air (water cut) yang tinggi, tantangan klasik di lapangan migas yang sudah matang.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, dalam keterangan resminya menyambut baik pencapaian ini. Ia optimistis bahwa sumur TOPI-002 akan memberikan kontribusi dan dampak signifikan bagi ketahanan energi Indonesia.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *